Ilustrasi keharmonisan mertua dan menantu (freepik)
Keluarga

4 Tips Menjaga Keharmonisan dengan Mertua

DOTLARE — Setiap pasangan pasti mendambakan keharmonisan dalam berumah tangga. Namun dalam kenyataannya, riak-riak kecil perdebatan dan keributan tetap saja terjadi.

Penyebabnya bermacam-macam. Salah satunya, yang cukup sering terjadi adalah hubungan antara menantu dan mertua. Banyak cerita ketidakharmonisan antara menantu dan mertua karena perbedaan pandangan dalam berumah tangga.

Mertua tak jarang memarahi atau memusuhi menantunya karena kehilangan perhatian dari sang anak yang menjadi suami/istri. Kasus lain sebaliknya, menantu yang memusuhi mertuanya karena terlalu banyak campur tangan dalam urusan rumah tangga anak.

Terganggu karena Perbedaan Cara Pandang

Termasuk urusan mendidik dan merawat anak. Tak jarang hubungan menantu dan mertua terganggu karena berbeda cara. Namun sebaliknya, banyak pula menantu dan mertua yang hidup harmonis, bahkan dalam satu rumah sekalipun.

Nah berikut ini beberapa tips agar hubungan mertua dan menantu tetap harmonis, seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Tidak membeda-bedakan
Dalam pernikahan, orangtua dari pasangan kita adalah orangtua kita juga. Jadi jangan membeda-bedakan antara orangtua kandung atau mertua.

Jangan membedakan perlakuan kita terhadap orangtua kandung atau mertua. Mereka sama-sama ingin diperhatikan dan juga disayangi. Oleh karena itu, kita harus adil terhadap keduanya.

2. Menghormati
Menghormati kedua orangtua, baik kandung maupun mertua. Jaga sopan santun dan etika dengan mereka semua.

3. Pererat komunikasi
Keharmonisan dalam rumah tangga seringkali terusik hanya karena masalah sepele. Yaitu kurangnya komunikasi antara menantu dan mertua. Minimnya komunikasi bisa menyebabkan kesalahpahaman yang juga dapat berujung pada pertengkaran.

Oleh karena itu jagalah komunikasi dengan mereka agar tetap terhubung. Bukan hanya Bunda, suami juga berperan tetap menjalin komunikasi dengan mereka lewat telepon atau video call jika tidak memungkinkan bertemu langsung.

4. Apa Adanya
Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Begitu pula saat berusaha menjalin hubungan baik dengan mertua.

Jangan menjadi orang yang selalu berpura-pura bahkan terkesan berlebihan dan banyak basa-basi. ada kalanya apa yang dilakukan menantu dianggap salah oleh mertua dan sebaliknya. Hal itu mungkin bisa dicegah bila terjalin komunikasi yang baik antara mertua, menantu dan anak.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *