Ilustrasi bahaya kipas angin (freepik)
Kesehatan

Awas, Bahaya Kipas Angin Buat Bayi

DOTLARE — Bahaya kipas angin yang dipakai terus-menerus perlu mendapat perhatian Bunda. Karena biasanya, saat cuaca panas, kipas angin menjadi andalan untuk mengusir hawa panas di dalam rumah.

Namun Bunda harus hati-hati ya terhadap buah hati tersayang. Jangan hadapkan langsung kipas angin ke arah buah hati, karena bisa membahayakan kesehatannya.

Berikut ini bahaya kipas angin bila dipakai terus menerus dan dihadapkan langsung ke tubuh buah hati tersayang:

1. Bahaya debu atau kotoran
Kebersihan kipas angin harus Bunda perhatikan. Bersihkan kipas angin secara berkala. Jangan sampai menunggu kotoran menumpuk di baling-baling atau bagian lainnya.

Kebersihan harus dijaga karena debu atau kotoran mudah terbawa angin. Tidak menutup kemungkinan, berbagai debu atau kotoran yang menempel bisa terhirup oleh si Kecil.

2. Bahaya suhu tubuh menurun
Kipas angin yang mengarah langsung secara terus-menerus ke tubuh si kecil bisa mengakibatkan dia kedinginan. Penurunan suhu tubuh tentu membahayakan kesehatannya.

3. Bahaya otensi mengalami dehidrasi
Pemakaian kipas angin mengarah langsung ke tubuh si buah hati juga bisa berisiko akan membuatnya kekurangan cadangan air.
Buah hati Bunda bisa terganggu kelembapan kulitnya atau bahkan jadi kering. Selain itu, buah hati juga bakal sering kehausan.

4. Bahaya mengalami sinusitis
Sinusitis tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga bayi. Hal itu dipicu udara yang dihasilkan oleh kipas angin membuat suhu udara dingin.

Kondisi ini bisa menyebabkan selaput lendir dalam hidung mengering. Jika selaput lendir mengering, produksi lendir akan semakin banyak. Produksi lendir berlebih ini berbahaya karena dapat menganggu saluran pernapasan, sehingga memicu iritasi sinus.

5. Bahaya masalah otot bayi
Memakai kipas angin terus menerus dan mengarah langsung ke tubuh buah hati bisa menyebabkan otot kaku dan nyeri. Hal ini akan membuat buah hati rewel karena sakit.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *