Kesehatan

Bayi Butuh Banyak Bakteri

DOTLARE – Tahukah Anda kalau bayi butuh banyak bakteri? Eits,jangan keliru ya. Bayi butuhnya bakteri baik. Bukan bakteri jahat. Emang bakteri itu karakter film ya? Ada yang baik dan ada juga yang jahat.

Sejatinya bayi yang baru lahir tidak dapat menghasilkan antibodi karena sistem kekebalan tubuhnya belum sempurna. Karena itu, bayi yang baru lahir sangat rentan terhadap berbagai penyakit infeksi yang mungkin menyerang. Karena itulah bayi butuh banyak bakteri.

Tapi jangan khawatir. Antibodi akan diproduksi sendiri oleh anak ketika ia sudah melewati usia 6 bulan. Sistem kekebalannya bahkan semakin matang ketika ia berusia 1 tahun. Lalu bagaimana bayi yang baru lahir bisa terlindungi dari berbagai infeksi virus dan bakteri?

Salah satu cara yang bisa melindungi bayi yang baru lahir adalah bakteri baik yang ada di dalam sistem pencernaannya. Bakteri-bakteri ini memiliki peran penting dalam membangun serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Sejumlah penelitian menyebut bakteri baik yang ada di dalam usus sangat memengaruhi perkembangan sel darah putih. Fungsinya sebagai pasukan penjaga tubuh dari berbagai zat asing yang masuk. Ya. Karena itulah mempunyai bakteri baik itu penting, terlebih pada bayi yang baru lahir karena mereka belum memiliki sistem kekebalannya sendiri.

Tidak hanya berperan dalam membantu sistem kekebalan tubuh, bakteri baik di usus juga bertanggung jawab atas produksi berbagai vitamin dan mineral dari hasil pencernaan.

Hasil Penelitian

Penelitian yang dilakukan di University of Puerto Rico dan University of Colorado meneliti dua kelompok bayi yang dilahirkan dengan dua cara yang berbeda, yaitu secara normal dan lewat operasi caesar.

Disimpulkan dari hasil penelitian itu, bayi yang lahir melalui persalinan normal memiliki bakteri baik lebih banyak dibandingkan dengan bayi yang lahir secara operasi caesar.

Hal ini terjadi karena selama proses persalinan normal, bayi terpapar atau terkena vagina dan bakteri usus ibu yang penting dalam pertumbuhan awal bakteri baik. Sedangkan pada bayi yang lahir melalui proses caesar, tidak terjadi kontak tersebut yang kemudian tidak ada yang memicu pertumbuhan awal dari bakteri baik bayi.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *