Merawat kulit bayi dengan memakaii kaus kaki (freepik)
Kesehatan

Begini Cara Tepat Merawat Kulit Bayi

DOTLARE — Cara merawat kulit bayi yang kurang tepat, bisa mengganggu kenyamanan buah hati Bunda. Perlu Bunda tahu, kulit bayi memang masih sensitif dan sangat rentan mengalami masalah kulit.

Misalnya kulitnya kering, bersisik, ataupun gatal. Permasalahan itu dapat menyebabkan bayi gampang rewel karena merasa tidak nyaman. Itu sebabnya, Bunda perlu mengetahui cara merawat kulit bayi yang tepat agar kulitnya tetap sehat dan tidak mudah kering.

Karena masih bayi, tentu saja perawatannya harus sangat berhati-hati. Bunda bisa mencoba beberapa langkah merawat kulit bayi seperti di bawah ini:

1. Bayi harus selalu terhidrasi
Salah satu cara merawat kulit bayi adalah dengan menjaganya agar selalu terhidrasi. Karena kulit kering pada bayi bisa terjadi karena tubuhnya kekurangan cairan.
Bunda bisa memberikan buah hati dengan ASI tepat waktu. Atau bila bayi Bunda sudah tidak minum ASI, maka bayi Bunda harus mendapatkan cukup cairan sehari-hari.

2. Jangan terlalu sering mandi dengan air hangat
Memang seringkali Bunda menggunakan air hangat agar buah hati tidak kedinginan. Namun, terlalu sering mandi air hangat justru dapat membuat kulitnya kehilangan minyak alami dan membuat kulitnya kering.

Hindari Iritasi

Tapi sebenarnya, pada usia bayi tidak perlu sering mandi. Hal ini untuk menghindari terjadinya iritasi atau kulit kering. Tetapi, jika Bunda ingin memandikan bayi demi kebersihan, masih boleh kok. Namun, semakin tambah usia, buah hati Bunda bisa dimandikan dengan air dingin.

3. Memakai produk perawatan kulit bayi
Bunda harus hati-hati juga ya memilih produk perawatan kulit bayi. Karena tipe kulit bayi, berbeda-beda.
Pastikan Bunda menyiapkan produk tambahan untuk merawat dan menjaga kulit buah hati ya.

4. Hindarkan bayi dari faktor penyebab
Bunda harus benar-benar memperhatikan yang satu ini. Jaga selalu kehangatan si bayi ya. Jangan biarkan bayi Bunda terpapar udara dingin secara langsung dan terus menerus.
Pakaikan sarung tangan dan kaus kaki agar kehangatannya terjaga.
Saat terkena udara yang terlalu dingin, kulit bayi bisa mengalami kering hingga pecah-pecah. Penggunaan sarung tangan dan kaus kaki sangat disarankan saat bayi masih berumur kurang dari enam bulan.

5. Keringkan badan bayi dengan benar
Bukan cuma soal mandi, soal mengeringkan badan pun harus dicermati dalam merawat kulit bayi lho Bun. Jangan mengeringkan dengan cara menggosok.
Tekan dengan lembut handuk pada setiap jengkal tubuh bayi. Jangan lupa pakai handuk berbahan lembut dan masih bersih. Satu lagi, siapkan handuk khusus untuk bayi Bunda. Hindari memakai handuk yang telah digunakan oleh orang dewasa.

6. Perhatikan kebersihan kain yang melekat di tubuhnya
Sekarang giliran soal kain baju. Pilih pakaian yang bahannya lembut di kulit dan menyerap keringat ya Bun.
Hindari bahan nilon, wol, dan bahan-bahan sintetis lainnya pada tahun pertama bayi. Bahan pakaian yang keliru bisa berisiko memperparah kondisi kulit bayi dan memicu timbulnya biang keringat.
Dan jangan lupa untuk mencuci pakaian si bayi sampai benar-benar bersih. Pastikan pula tidak ada sisa detergen karena bisa mengiritasi kulit bayi.

7. Ganti popok bayi secara rutin
Cara lain merawat kulit bayi yaitu dengan rutin mengganti popok. Karena iritasi kulit bisa saja terjadi apabila Bunda tidak segera mengganti popok bayi yang sudah kotor.

Sebenarnya, merawat kulit bayi tidak serumit yang dibayangkan. Bunda hanya perlu lebih cermat dan teliti memperhatikan apa yang jadi penyebabnya, sehingga Bunda bisa memberikan perawatan yang tepat.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *