Ilustrasi membangun kedekatan(freepik)
Keluarga

Begini Tips Mengelola Keuangan Keluarga Muda

DOTLARE — Keuangan keluarga muda menjadi satu hal yang menarik untuk dibicarakan. Hal ini tidak terlepas dari keharusan mengubah kebiasaan, yang sebelumnya hidup sendiri menjadi hidup bersama pasangan dan buah hati.

Bila tidak dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin akan muncul masalah di kemudian hari. Hal itu karena perencanaan keuangan saat lajang jauh berbeda bila dibandingkan dengan saat setelah menikah.

Berikut ini beberapa tips dalam mengelola keuangan keluarga muda yang bisa dicoba diterapkan:

1. Mencatat pengeluaran setiap bulan
Mencatat pengeluaran setiap bulan mungkin terkesan bikin repot. Tapi manfaatnya akan terasa sekali bagi keluarga muda.

Mencatat pengeluaran per bulan akan sangat membantu menghitung dan melihat pengeluaran apa saja yang dibutuhkan. Dengan pencatatan, penggunaan keuangan akan lebih terpantau dan terkendali.

Selain itu, keluarga muda juga dapat menentukan besaran anggaran yang dibutuhkan setiap bulannya.

2. Hindari utang
Hal yang paling sulit dihindari adalah utang. Memang tidak bisa dimungkiri, utang seolah menjadi satu-satunya cara paling mudah saat kita membutuhkan uang.

Pastikan juga jangan utang yang sifatnya konsumtif. Misalnya, mengambil cicilan berbunga memakai kartu kredit, mengambil pinjaman tanpa agunan untuk kebutuhan konsumtif semata, dan utang-utang lainnya.

Jangan Lupa Menabung dan Ikut Asuransi

3. Mulai asuransi
Ketika sudah berkeluarga, harus dipikirkan untuk mengelola keuangan sebaik mungkin. Suami harus bisa mengantisipasi atau mengelola risiko keuangan di masa-masa mendatang.

Salah satu caranya yaitu dengan asuransi. Hal ini untuk mengantisipasi hal terburuk dalam keluarga, seperti pencari nafkah utama meninggal dunia atau tidak lagi bisa mencari nafkah karena sakit.

4. Menabung sejak dini
Ada baiknya keluarga muda sudah mulai gemar menabung. Masing-masing bank tentu punya regulasi masing-masing. Mumpung masih muda, manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mendapatkan pemasukan sebanyak-banyaknya.

Jangan lupa sisihkan sebagian pemasukan untuk ditabung. Selain itu, cukupi kebutuhan sehari-hari dengan memprioritaskan pada barang-barang yang sangat dibutuhkan.

5. Saling terbuka dengan pasangan
Masing-masing pasangan harus saling terbuka dalam pengelolaan keuangan sehingga muncul rasa percaya terhadap satu dan lainnya  Keuangan merupakan masalah rentan bagi setiap keluarga. Oleh karena itu, masing-masing harus memahami.

DIperlukan juga kepastian tentang siapa yang akan mengelola keuangan keluarga. Jangan sampai uangnya dipakai di luar perencanaan tanpa sepengetahuan pasangan Anda.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *