potong rambut saat hamil
Ibu dan Anak

Bolehkah Potong Rambut saat Hamil ?

DOTLARE — Pertanyaan yang sering muncul pada ibu hamil adalah boleh tidak ya, potong rambut saat hamil?

Di dalam kehidupan kita, akrab sekali dengan kata mitos. Salah satunya mitos yaitu ibu hamil dilarang memotong rambut karena bisa menyebabkan bayi menjadi cacat. ada bayi bisa kenapa-kenapa.

Di zaman yang serba canggih seperti sekarang, sudah ada alat untuk mendeteksi kesehatan bayi dalam kandungan. Jadi tidak perlu khawatir mengenai kelainan yang bisa terjadi pada bayi.

Penyebab yang membuat kelainan pada bayi yaitu bukan karena potong rambut, tapi karena kelainan genetik, kekurangan nutrisi, virus atau penyakit tertentu.

Untuk lebih meyakinkan bunda-bunda semua, dotlare rangkum mitos atau fakta soal potong rambut saat hamil.

1. Potong rambut saat hamil sebabkan bayi cacat
Masih menjadi perdebatan di beberapa kalangan soal potong rambut saat hamil karena dipercaya bisa membuat bayi cacat.

Kekhawatiran ini ternyata hanya mitos belaka karena tidak ada keterangan medis yang membuktikan hal ini dapat membahayakan ibu hamil dan janin secara langsung.

Saat hamil, sudah banyak pantangan yang harus dipatuhi oleh ibu hamil. Masih itambah dengan mitos yang melarang ibu hamil untuk potong rambut. Itu malah membuat bumil sedih karena tidak bisa memotong rambut yang sudah membuat tidak

Di dunia medis tidak ditemukan bahaya memotong rambut saat hamil terlebih jika hal itu memberi kenyamanan. Tetapi Bunda harus menghindari pemakaian vitamin rambut atau produk bahan kimia yang akan masuk ke dalam pori-pori kulit kepala sebab dapat membahayakan kondisi janin dan mama.

2. Memotong rambut diperbolehkan menurut kesehatan
Saat hamil terdapat banyak perubahan hormon yang memengaruhi kondisi tubuh sehingga menyebabkan perubahan pada rambut seperti tekstur, ketebalan, dan pertumbuhannya yang lebih cepat.

Potong rambut saat hamil tidak memengaruhi kesehatan pada janin apalagi menyebabkan bayi cacat. Tapi aktor inilah yang memberi risiko kecacatan pada bayi yaitu:

  • Riwayat kelainan genetik.
  • Usia Mama lebih dari 35 tahun.
  • Pola makan dan gaya hidup.
  • Penggunaan obat-obatan.
  • Infeksi atau penyakit tertentu.

Selain faktor di atas, yang memberi efek buruk pada janin dan calon bunda adalah ketika melakukan pewarnaan rambut, rebonding, smoothing, dan menggunakan produk berbahan kimia.

Hindari juga salon yang terlalu ramai karena meningkatkan resiko risiko tertular dengan penyakit atau virus yang ada pada orang lain.

3. Memotong rambut saat hamil menurut agama islam
Islam tidak memberikan beban terhadap umatnya. Jika memang diperlukan harus potong rambut untuk kenyamanan maka boleh saja, karena yang penting adalah kenyamanan dan kesehatan semasa kehamilan.

Islam mengajarkan bahwa kita tidak boleh mempercayai mitos karena percaya pada takhayul merupakan bentuk perbuatan syirik.

Sekarang Bunda tidak perlu khawatir lagi saat ingin potong rambut saat hamil ya, karena potong rambut mempengaruhi kesehatan janin di perut Bunda.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *