Buah Hati
Ibu dan Anak

Buah Hati Tak Kunjung Bisa Berjalan, Coba Lakukan Ini

DOTLARE — Bunda mungkin sering mendapat cerita dari teman-temannya tentang perkembangan buah hati mereka. Ada yang sudah bisa berjalan dan bicara, bahkan ada yang belum meskipun usianya sebaya.

Tak usah khawatir. Ada berbagai cara melatih agar anak cepat berjalan sendiri. Selama tidak terdapat kelainan pada fisik anak, terutama kakinya, lambat mulai berjalan masihlah wajar.

1. Membantu belajar duduk
Sebelum buah hati mulai berjalan sendiri, ada berbagai kemampuan motorik yang perlu diasah sehingga buah hati bisa mengembangkan kemampuan lainnya. Pada usia 3 bulan 1 minggu, si kecil sudah mulai bisa duduk walaupun masih dengan bantuan.

Si kecil sudah berpegangan pada sesuatu, atau bersandar pada bantal, dinding, maupun tangan Anda. Kemudian di usia 6 bulan 1 minggu, umumnya bayi sudah bisa duduk sendiri.

Anda bisa membantu si kecil untuk duduk saat ia sedang dalam posisi berbaring telentang dengan menariknya kedua tangan dan mendudukkannya. Untuk menarik perhatiannya, ajaklah ia bermain dengan menggunakan permainan yang menarik hati.

Anda bisa menggelindingkan bola ke arahnya, atau melakukan permainan susun-menyusun untuk mendorongnya memperkuat otot punggung dan koordinasi.

2. Melatih anak menumpu berat tubuh pada kaki
Menginjak usia 3 bulan 3 minggu, buah hati Anda mulai terlihat menggunakan kedua kaki guna menumpu berat tubuhnya. Hal ini dilakukan sebagai bagian proses anak agar bisa segera jalan sendiri.

Berat tubuh yang tertumpu dengan baik pada kaki akan melatih bayi untuk mampu berdiri sempurna nantinya, tanpa terjatuh. Hal ini penting untuk mendukung anak cepat berjalan sendiri.

3. Mendukung anak mengangkat tubuh untuk berdiri
Agar bisa berjalan dengan baik, pertama-tama tentu anak harus mengangkat tubuhnya dari posisi duduk ke posisi berdiri. Perkembangan ini biasanya mulai dilakukannya di usia8 bulan 3 minggu, dan baru tampak benar-benar lincah tepat di usia 9 bulan 2 minggu.

Pada tahap ini ia akan mulai menarik dirinya dengan dukungan barang-barang dan orang yang berada di sekitarnya. Nah, tahap ini merupakan saat yang tepat untuk mengajarkan keseimbangan dan membuatnya terbiasa dengan posisi berdiri. Anda bisa membantu si menarik tubuhnya saat ia sudah bersiap dalam posisi untuk berdiri.

Saat si kecil ingin kembali duduk, ajari ia bagaimana menekuk lutut untuk kembali ke posisi duduk. Menekuk lutut akan membantu si kecil mengurangi risiko jatuh saat ia mulai bisa belajar berjalan. Namun, ingat! Anda harus bersabar karena menekuk lutut mungkin bukan merupakan hal yang mudah dilakukan bayi.

4. Melatih keseimbangan tubuh anak saat berdiri
Melatih anak cepat berjalan sendiri pada saat memasuki usia anak 7 bulan 1 minggu, dapat dilakukan dengan mulai melatih kemampuan si kecil berdiri sendiri meski masih dengan berpegangan.

Anda bisa membantu untuk melatih keseimbangan dengan terus memegang tangan bayi selama ia berdiri. Ini merupakan salah satu cara agar anak cepat berjalan sendiri.

Selanjutnya, si kecil akan bisa berdiri dengan baik meski tetap masih berpegangan pada usia anak 7 bulan 3 minggu. Perkembangan ini masih terus berlanjut, hingga pada usia anak 11 bulan si kecil mampu berdiri sendiri tanpa berpegangan selama sekitar 2 detik.

Kemudian baru di usia anak 13 bulan, si kecil telah mampu menjaga keseimbangannya saat berdiri sendiri tanpa perlu berpegangan. Pada saat inilah harapan orangtua agar anak cepat berjalan sendiri, akan mulai terwujud.

5. Memuji langkah pertama
Langkah pertama pada bayi biasanya bervariasi, yaitu dapat terjadi sekitar usia 11-12 bulan.

Di rentang usia tersebut, biasanya si kecil mulai melatih kemampuan berjalannya. Hanya saja, sesekali ia mungkin akan berhenti sejenak. Jika si buah hati duduk terjatuh, motivasi dia untuk bangkit berdiri sendiri.

Setelah memulai langkah pertamanya di sekitar usia 11-12 bulan, buah hati Anda akan terus belajar agar mampu berjalan dengan lancar. Sampai akhirnya, di usia anak 14 bulan si kecil biasanya sudah benar-benar mantap dalam melangkahkan kedua kakinya ke sana kemari tanpa perlu berpegangan lagi.

6. Mendukung anak berjalan hingga lancar
Anda bisa melatih agar anak cepat berjalan sendiri dengan memegangi tangan si kecil saat ia melangkah.Jika sudah memungkinkan, biarkan tangan si kecil memegang satu tangan Anda sebagai pegangan untuk berjalan.

Selain dibantu oleh Anda, cara lain yang dapat dilakukan agar anak cepat berjalan pada tahap ini yaitu mencoba merambat pada tembok atau perabotan yang ada di sekitarnya.

Anda bisa merangsang agar anak cepat berjalan dengan melepaskan genggamannya perlahan-lahan, hingga dia berada pada posisi stabil dan bisa berjalan beberapa langkah ke depan.

Saat si kecil jatuh, agar anak cepat berjalan sendiri senantiasa semangati ia untuk memulai melangkah lagi. Bantu ia kembali berdiri, lalu ulurkan kedua tangan seperti akan memeluk anak.

Nah, ketika si kecil berjalan mendekati uluran tangan Anda, sebaiknya Anda mundur secara perlahan-lahan agar ia bisa melangkah lebih banyak. Seiring berjalannya waktu, si kecil pada akhirnya bisa berjalan dengan lancar.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *