Kesehatan

Fakta di Balik Kebiasaan Bayi Suka Melet

DOTLARE – Pernah nggak kepikiran, kenapa bayi suka menjulurkan lidahnya alias melet-melet? Mungkin pernah terlintas di pikiran kita. Tapi seringnya kita nggak terlalu peduli dengan kebiasaan bayi suka melet. Soalnya terlanjur gemas dengan tingkahnya itu. Betul nggak?

Saat kita lelah mengurusi rumah, begitu melihat bayi kita yang wajahnya imut, apalagi sambil melet-melet dan menjejak-jejakkan kakinya, duh…rasanya langsung meleleh.

Sebenarnya sadar nggak sih yang dilakukan bayi ketika melet-melet? Ternyata, dorongan untuk menjulurkan lidah pada bayi merupakan gerakan refleks yang berkaitan dengan menyusui. Mungkin ketika kita menyentuh bibir bayi, lidahnya akan segera keluar. Ya. Bayi kita bersiap-siap mengisap ASI atau susu formula.

Saat menunjukkan rasa lapar, beberapa bayi memang kerap melet untuk memberi tanda bahwa sudah tiba waktunya makan. Gerakan refleks ini juga mencerminkan ketidaksiapan bayi menerima makanan padat. Misal saat disuapi bubur, bayi akan melet-melet.

Cara ini ternyata membantu bayi mencegah tersedak pada zat-zat di mana tubuhnya tidak siap untuk menanganinya. Berarti saat itu, bayi kita hanya siap untuk menerima ASI atau susu formula saja.

Oh ya, Bun, alasan lain di kenapa bayi yang kerap menjulurkan lidahnya yakni karena mereka memiliki mulut kecil. Memang, ada sejumlah sindrom atau kondisi yang dapat menyebabkan bayi memiliki mulut lebih kecil dari rata-rata. Dan terkadang, faktor genetik juga cenderung mempengaruhinya.

Bisa Berhenti

Tapi seiring berjalannya waktu, kebiasaan melet-melet tersebut akan hilang kok. Bayi pun akan dengan senang hati mengambil makanan dari sendok yang disediakan.

Di luar itu, penyebab umum lainnya bayi suka melet karena memang sudah menjadi kebiasaannya. Jadi nggak usah khawatir soal itu. Toh, kalau dilihat rasanya jadi tambah menggemaskan ya.

Tapi jangan terlena loh. Sebab ketika bayi menjulurkan lidahnya, bisa juga karena ia sedang mengalami hidung tersumbat, amandel besar, atau kelenjar gondok sehingga membuatnya bernapas melalui mulut. Itulah yang menyebabkan bayi sering melet.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *