Keluarga Kesehatan

Enggak Baik Memberi Anak Banyak PR

DOTLARE – Saat penerapan sekolah jarak jauh atau pembelajaran dengan sistem daring, para guru sering memberi PR anak di rumah.

PR yang diberikan guru bervariatif, mulai dari yang mudah sampai yang susah. Tak jarang, orang tua ikut kelimpungan untuk membantu mengerjakan tugas maupun PR anak. Namun, tahukah Anda kalau memberi anak banyak PR di rumah itu ternyata enggak baik.

Richard Walker, seorang psikolog pendidikan di Universitas Sydney, mengatakan data menunjukkan bahwa di negara-negara yang mayoritas anak-anaknya lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengerjakan PR, justru mendapatkan nilai lebih rendah pada tes standar yang disebut Program for International Student Assessment atau PISA.

Sementara Profesor Etta Kralovec dari Universitas Arizona mengatakan PR memang memiliki manfaat signifikan bagi siswa SMA. Tapi manfaatnya menurun pada siswa SMP dan sama sekali tak bermanfaat bagi siswa SD.

Harris Cooper, seorang profesor pendidikan di Duke University, mengatakan cara terbaik untuk menyikapi seberapa banyak PR yang ideal untuk siswa, pada dasarnya sama seperti seseorang meminum obat. Jika Anda mengonsumsi banyak obat maka akan memberikan efek bagi tubuh. Namun jika Anda mengonsumsi obat dalam jumlah yang tepat, maka Anda akan merasa lebih baik.

Jadi logikanya kalau pun ada tugas atau PR sebaiknya disesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan siswa itu sendiri. Tapi lebih disarankan agar anak mengembangkan bakat, atau aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti klub atau olahraga. Itu dianggap lebih baik ketimbang mengerjakan setumpuk PR yang sifatnya akademis.

Selain jauh lebih bermanfaat, kegiatan tersebut juga juga memiliki tujuan jangka panjang yang lebih banyak. Banyak orang tua yang menginginkan anak-anak mereka menjadi individu yang berpengetahuan luas, kreatif, dan bahagia. Bukan hanya anak-anak yang pintar secara akademis semata.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *