Ilustrasi minum air putih (freepik)
Ibu dan Anak

Ini Jumlah Ideal Air yang Dibutuhkan Oleh Ibu Hamil

DOTLARE — Kebahagiaan begitu didambakan dan disambut gembira oleh pasangan keluarga muda. Biasanya, berbagai upaya terbaik dilakukan agar buah hati mereka terlahir sehat.

Salah satu hal penting yang perlu Bunda perhatikan adalah kebutuhan air. Nah berapa sih idealnya kebutuhan air bagi ibu hamil Karena pada saat Bunda hamil, tentu saja kebutuhan cairan juga meningkat. Jangan sampai Bunda kekurangan air hingga dehidrasi ya.

Biasanya, pada minggu keenam atau ketujuh, volume darah akan meningkat guna membawa nutrisi ke tubuh Bunda maupun si jabang bayi. Terlebih lagi pada trimester ketiga yaitu saat Bunda akan semakin sering buang air kecil.

Dalam kondisi normal, Bunda hanya membutuhkan sekitar delapan gelas dalam sehari. Namun saat Bunda hamil, sudah pasti membutuhkan jumlah lebih banyak. Bunda sedikitnya membutuhkan 2,3 liter cairan atau setara dengan 10-13 gelas air per hari, termasuk susu.

Bagi Bunda yang suka mengonsumsi buah, itu lebih baik. Dari buah maupun sayur, Bunda juga bisa mendapatkan cairan bergizi, seperti dari buah jeruk, semangka dan lainnya. Tapi perlu Bunda ingat juga ya, agar tidak terlalu banyak mengonsumsi minuman manis. Kenapa? Karena bisa memicu diabetes selama kehamilan dan hal ini tidak baik lho.

Apa yang perlu Bunda lakukan agar tidak kekurangan cairan selama kehamilan si kecil? Nah Bunda bisa sedia air minum dalam botol. Apalagi saat Bunda bepergian. Dengan siap sedia botol air minum, Bunda dan si kecil akan tetap tercukupi kebutuhan airnya.

Karena air ini sangat dibutuhkan untuk membangun dan memperbarui cairan amniotic yang menyelubungi tubuh si kecil selama dalam kandungan. Mengonsumsi air yang cukup dapat membantu masalah sembelit selama hamil dan membantu kerja ginjal serta mengatasi bengkak selama hamil.

Sebaliknya, jika kekurangan cairan selama kehamilan, Bunda lebih mudah kena gangguan tubuh. Misalnya, infeksi saluran kecing (ISK) yang kelak dapat mengganggu jalannya persalinan bahkan menyebabkan bayi lahir prematur, konstipasi hingga hipertensi.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *