Ibu dan Anak Kesehatan

Jika Bukan Asma, Kenapa Anak Bisa Sesak Napas?

DOTLARE – Kebanyakan masalah sesak napas pada anak disebabkan karena asma. Tapi ternyata asma bukan satu-satunya penyebab anak sesak napas.

Sebenarnya itu merupakan keluhan yang umum terjadi pada anak. Namun bukan berarti diremehkan ya. Dalam beberapa kasus, sesak napas bisa tergolong serius dan berbahaya. Jangan panik. Yang penting kita harus cepat tanggap jika anak mengalami sesak napas.

Masalah pernapasan pada anak bisa jadi disebabkan adanya infeksi virus maupun bakteri. Contohnya saat anak pilek dan sakit tenggorokan. Tapi gejala ini umumnya bersifat ringan dan berlangsung sebentar.

Selain virus, ada pula bakteri yang bisa mengakibatkan sesak napas pada anak. Salah satunya yakni tonsilitis atau radang amandel yang sangat umum dialami anak-anak. Jika anak terinfeksi bakteri ini, dapat ditangani dengan pemberian obat antibiotik.

Obat ini tergolong obat resep dan hanya bisa diberikan oleh dokter. Jadi anak perlu diperiksakan ke dokter dan dipastikan memang memiliki infeksi bakteri sebelum menggunakan antibiotik.

Penyebab lain sesak napas pada anak yaitu alergi. Ini umum terjadi pada anak-anak. Alergi bisa menyebabkan hidung berair, bersin, dan mata terasa sakit. Alergi bisa muncul karena anak merasa tidak cocok dengan perubahan cuaca, makanan atau minuman tertentu, karena debu, atau karena hal lainnya.

Selain itu juga dapat disebabkan karena paparan asap rokok. Buat orang tua yang punya kebiasaan merokok, sebaiknya pilih waktu dan tempat yang tepat saat merokok. Jangan sampai paparan asap rokok Anda mengenai anak.

Tidak hanya paparan asap rokok, penyumbatan jalan napas pada anak bisa juga terjadi karena anak menelan makanan berukuran besar. Biasanya anak cenderung kurang telaten dalam mengunyah makanan. Asal dia suka, makanan yang dia makan buru-buru untuk ditelan. Padahal kalau ukuran makanannya besar, bisa berbahaya juga. Anak bisa mengalami penyumbatan pada jalan napas karena terganggu adanya makanan berukuran besar tadi. Wah, hati-hati ya.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *