Eksplorasi dunia anak (freepik)
Ibu dan Anak

Mainan Anak, Pahami Sebelum Membeli

DOTLARE — Mainan anak menjadi hal penting dalam masa tumbuh kembang anak-anak. Ada berbagai macam mainan, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling rumit dan tepat.

Namun, Bunda jangan terlena dengan mainan si buah hati. Perhatikan betul tingkat keamanan mainan buah hati Bunda. Karena masing-masing mainan punya karakter maupun spesifikasi yang berbeda-beda.

Pertimbangkan Manfaatnnya

Bunda bisa menerapkan tips-tis di bawah ini agar anak mendapatkan mainan yang cocok untuk usianya.

Usia anak
Pembuatan mainan anak disesuaikan dengan kebutuhan anak dalam mencapai tahapan tumbuh kembangnya. Bunda harus memberikan mainan yang sesuai dengan usia anak, agar dapat menikmati kegiatan bermain, tidak mengalami kesulitan, tidak cepat bosan.

Manfaat mainan
Harus menyenangkan dan memberi manfaat lebih. Terutama untuk membantu tumbuh kembang anak, antara lain motorik kasar dan halus, koginitif atau problem solving, bahasan dan sosial emosional, kreativitas, dan sensoris.

Kesukaan anak saat ini
Berikan mainan yang sesuai dengan kesukaan anak. Orang tua juga dapat memberikan mainan dengan tema berbeda agar anak juga terpapar tema kegiatan lain.

Keamanan
Meskipun hanya mainan, tetapi orang tua harus memperhatikan faktor keamanan. Orang tua juga harus memahami ancaman bahaya tersedak, jenis bahan, wadah atau plastik pembungkus mainan.

Waspada Anak Tersedak

Mainan harus memiliki pengaman
Kebanyakan mainan untuk bayi yang perlu dikendarai, biasanya akan digunakan bila bayi Anda telah mampu duduk dengan seimbang tanpa perlu dipegangi lagi. Namun lebih dari itu, kebanyakan mainan umumnya memasang stiker yang memberikan informasi mengenai usia sasaran mainan tersebut.

Mainan yang perlu dikendarai seperti ini, terutama semacam mainan kuda-kudaan, sebaiknya memiliki pengaman untuk menghindari bayi terjatuh terutama bila kepalanya hingga terbentur.

Menghindari balon jika anak Anda masih bayi
Meskipun balon merupakan salah satu pernak-pernik pesta yang menyenangkan untuk anak-anak, namun ternyata balon adalah salah satu penyebab yang paling sering menyebabkan anak tersedak.

Saat balon pecah, maupun saat belum ditiup, balon tersebut dapat anak masukkan ke mulutnya dan justru membuatnya tersedak. Terlebih, bahan balon yang kebanyakan terbuat dari lateks.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *