diare pada anak
Kesehatan

Penyebab Diare Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

DOTLARE —┬áDiare pada anak merupakan bentuk penolakan tubuh terhadap kuman. Diare jadi pertanda adanya sesuatu yang membahayakan dalam saluran pencernaan, sehingga usus akan berusaha mengeluarkan kuman tersebut.

Diare akan cepat sembuh jika diatasi dengan tepat. Namun, jangan anggap remeh diare lo. Diare masih menjadi salah satu penyebab kematian balita tertinggi di Indonesia.

Anak yang sedang diare tekstur fesesnya lebih encer dan frekuensi BAB-nya juga lebih sering sehingga tubuhnya kekurangan cairan dan ia jadi lemas dan rewel. Gejala lainnya adalah demam, dehidrasi, mual, dan muntah.

Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan anak mengalami diare.

1. Infeksi Virus, Bakteri, dan Parasit

Pemicu utama diare pada anak akibat adalah kebersihan lingkungan dan sanitasi yang buruk. Kuman bisa masuk ke dalam pencernaan melalui tangan anak yang tidak terjaga kebersihannya, saat ia memegang makanan atau memasukkan tangan ke dalam mulutnya.

2. Alergi Makanan

Salah satu reaksi alergi makanan adalah diare. Namun, sifatnya singkat atau hanya terjadi beberapa jam sampai makanan yang dikonsumsi dikeluarkan oleh tubuh.

Ada banyak jenis makanan yang berisiko menyebabkan anak alergi, namun makanan yang paling sering membuat Si Kecil mengalami alergi antara lain adalah susu, telur, kacang-kacangan, serta ikan dan makanan laut lainnya.

3. Keracunan Makanan

Beberapa kasus juga dapat disebabkan oleh keracunan makanan. Kemungkinan ini bisa lebih besar jika gejala mencret disertai dengan muntah-muntah beberapa jam setelah makan. Diare yang diakibatkan keracunan makanan biasanya akan mereda sendiri dalam waktu kurang dari 24 jam.

4. Konsumsi Obat-obatan Tertentu

Jika anak mengalami diare selama pemakaian antiobiotik, bisa jadi hal ini berhubungan dengan pengobatan yang sedang dijalaninya. Biasanya obat-obatan yang berpengaruh adalah antibiotik. Ini dikarenakan efek samping antibiotik dan obat pencahar dapat menyebabkan diare.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *