Menurunnya Produksi ASI
Ibu dan Anak

Penyebab Menurunnya Produksi ASI

DOTLARE — Banyak kendala yang dijumpai para orang tua ketika memiliki bayi, salah satunya yang paling sering pada saat proses menyusui adalah menurunnya produksi ASI. Kondisi ini biasanya ditandai dengan bayi yang ingin terus menyusu. Atau bisa dilihat juga saat ASI diperah, yang hasilnya lebih sedikit dari biasanya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan produksi ASI Anda berkurang, yaitu:

1. Posisi pelekatan bayi
ASI akan keluar dengan sempurna jika Si Kecil mengisap seluruh areola Bunda. Jika ia hanya mengisap dari puting dan selalu melakukan itu berulang, perhatikan apakah ia memiliki tongue tie atau lip tie (kelainan di mana lidah tidak leluasa bergerak karena frenulum lidah yang terlalu pendek.

2. Bunda yang sudah aktif bekerja
Biasanya frekuensi memberikan ASI pada bayi akan berkurang ketika Bunda yang sudah aktif bekerja. Disarankan agar Bunda lebih memperbanyak menyusui sebelum kerja dan setelah pulang bekerja.

3. Payudara membengkak
Banyak Bunda yang mengira ASI penuh jika payudaranya sudah membengkak. Asal Bunda tau, payudara yang bagus untuk menyusui itu adalah yang lunak. Oleh sebab itu, agar payudara tidak bengkak maka menyusuilah sesering mungkin.

4. Kondisi fisik dan psikis ibu
Keadaan ibu yang lelah, sakit, atau stres apalagi jika Bunda sudah bekerja, dapat menjadi penyebab berkurangnya ASI. Fisik yang kurang prima menyebabkan hormon oksitosin tidak bekerja maksimal. Jagalah selalu kesehatan Bunda dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Jangan lupa, jaga mood Bunda. Sesekali luangkan waktu untuk jalan-jalan atau menjalankan hobi agar Bunda selalu merasa bahagia.

5. Gangguan fungsi tiroid
ASI juga akan berkurang jika fungsi tiroid berkurang. Pasalnya, tiroid juga punya peran dalam mengatur hormon menyusui, yaitu oksitosin dan prolaktin.

6. Mengonsumsi obat atau pil kontrasepsi
Ibu yang mengonsumsi obat tertentu, seperti pil KB yang mengandung estrogen atau obat demam juga bisa terpengaruh produksi ASI-nya. Obat demam atau alergi biasanya mengandung pseudoephedrine yang berpotensi jadi penyebab menurunnya produksi ASI.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *