potty training (freepik)
Ibu dan Anak

Potty Training, Perlu Nggak Sih Dilakukan?

DOTLARE — Bunda pernah mendengar istilah Potty Training?  Apa itu potty training? Apa manfaatnya bagi Bunda dan buah hati?

Tak sedikit para Bunda yang sudah tahu hal ini. Potty training dikaitkan dengan kegiatan mengajari buah hati agar bisa buang air kecil maupun buang air besar secara mandiri.

Kegiatan mengganti popok setiap saat, mungkin lama kelamaan bakal merepotkan Bunda ya. Tapi di sisi lain, potty training juga tidak mudah dilakukan.

Orang tua harus sabar dan tekun mengajari buah hati melakukan potty training. Perlu waktu untuk mengajari buah hati agar terbiasa melakukannya.

Potty training memang sebaiknya dilakukan sejak dini. Namun perlu Bunda ketahui, setiap anak memiliki waktu yang berbeda-beda untuk menjalani tahapan ini. Ada anak yang cepat belajar dan bisa menerapkannya dengan baik. Namun ada pula yang butuh waktu lebih lama.

Memahami Instruksi

Ada banyak faktor yang mempengaruhi cepat lambatnya buah hati melakukan potty training. Antara lain perbedaan kemampuan masing-masing anak dalam memahami instruksi, insting, dan kemampuan untuk menahan keinginan buang air secara sadar.

Sebelum melakukan potty training, Bunda bisa memperhatikan dulu tanda-tanda bahwa buah hati sudah siap seperti di bawah ini:

1.Mulai tertarik dengan kamar mandi
Tanda ini biasanya seperti mengikuti Bunda masuk ke kamar mandi. Atau mellihat dari jauh saat Bunda sedang gosok gigi. Bila hal itu sering terjadi, manfaatkan momen ini dengan mengajaknya ikut masuk ke kamar mandi lalu mengajarinya buang air di toilet.

2.Waktu buang air mulai teratur setiap hari
Salah satu tanda buah hati sudah siap adalah jika interval waktu pipis atau buang air besarnya semakin teratur. Buah hati juga sering memberi tahu Bunda untuk mengganti popoknya setelah buang air.

3.Bisa membedakan kondisi basah dan kering
Bunda dapat menunggu hingga buah hati mulai paham kondisi basah dan kering sebelum memulai potty. Biasanya, buah hati Bunda akan merasa tidak nyaman jika popoknya basah dan mulai menunjukkan tanda pada Bunda untuk segera mengganti popoknya sehabis buang air.

4.Sudah bisa membuka popok celana sendiri
Jika buah hati sudah bisa membuka sendiri popok celananya, segera ajak ke potty-nya atau ke kamar mandi untuk mengajarinya kebiasaan baru. Hal ini bisa dilatih dengan mengganti popok bayi dengan popok model celana. Biasanya, buah hati yang sudah siap akan mencoba menarik atau melepas sendiri popok celananya.

5.Senang dipuji
Bunda jangan bosan-bosan memuji buah hati ya. Berikan pujian berupa tepuk tangan, kecupan atau pelukan agar tetap semangat dan kembali melakukan hal yang sama setiap hari saat ingin buang air.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *