Memberi Empeng
Ibu dan Anak

Pro Dan Kontra Bunda Memberi Empeng Untuk Bayi

DOTLARE – Empeng atau pacifier menjadi hal yang tak terpisahkan bagi Bunda yang mempunyai bayi. Empeng memang seperti pengasuh yang bisa menjaga bayi tetap tenang. Namun tetap saja ada pro dan kontra dalam memberi empeng untuk bayi, karena ada sisi positifnya dan ada pula sisi negatifnya.

Apa sih pro kontra dalam memberikan empeng?

PRO

• Mengurangi risiko SIDS
Penggunaan empeng saat bayi tidur karena bisa mengurangi risiko SIDS (sindrom kematian mendadak) pada bayi.

 

• Mengalihkan dari gangguan
Banyak faktor yang bisa mengganggu bayi saat dia tidur, seperti suara, cahaya, hingga suhu udara. Semua hal itu bisa membuat bayi lebih rewel dan cengeng. Nah, empeng bisa membantu mengalihkan perhatian bayi dari gangguan itu.

• Mengurangi nyeri pada bayi
Memberikan empeng pada bayi bisa mengurangi ambang nyeri dan membuatnya lebih nyaman saat merasakan nyeri.

• Membuat Bunda semangat menyusui
Sebuah studi menunjukkan ibu yang berisiko tinggi mengalami depresi pasca melahirkan bisa menyusui lebih baik jika bayinya memakai empeng. Ini karena empeng mengurangi tangisan bayi, yang bisa membuat ibu lebih stres. Maka empeng tidak hanya menenangkan bayi, tapi juga ibu.

 

 

KONTRA

• Gangguan kesehatan gigi
Memberi empeng dalam jangka panjang bisa memengaruhi bentuk gigi dan mulut bayi. Hal Ini sering terjadi jika Bunda terus-menerus memberikan empeng di hingga usianya 2 tahun atau lebih.

• Naik berat badan
Menggunakan empeng hingga usianya lebih dari 4 bulan, maka 10 persen lebih berisiko kelebihan berat badan ketika usianya 1 tahun, dan 20 persen kelebihan berat badan di usia 2 tahun

• Infeksi telinga
Sebuah studi pada 500 anak di Finlandia menguak fakta tentang penggunaan empeng dan infeksi telinga. Anak yang tidak diberikan empeng jarang mengalami infeksi telinga dibanding anak yang suka mengempeng.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *