Ilustrasi pola tidur bayi (freepik)
Ibu dan Anak

Ternyata Begini Macam-Macam Pola Tidur Bayi

DOTLARE — Biasanya, bayi baru lahir membutuhkan waktu tidur 16 jam hingga 17 jam. Setiap 2-4 jam sekali akan terbangun.

Sebenarnya, tiap anak tidak sama pola tidurnya. Ada bayi yang dapat tidur siang, tetapi bayi lain malah aktif saat malam hari atau sebaliknya. Menyikapi hal ini, Bunda harus beradaptasi dengan pola tidur si kecil agar dapat memiliki tidur yang berkualitas pula. Ada beberapa gaya tidur si kecil yang perlu Bunda ketahui sehingga bisa menyesuaikan diri, seperti dikutip dari halobunda.com:

1. Nocturnal Baby
Bayi tipe ini belum mengenal siang dan malam. Saat orang-orang sibuk beraktivitas, ia malah nyenyak tidur. Sebaliknya, saat yang lain beristirahat pada malam hari, si kecil malah aktif.

Menyikapi kondisi ini,, Bunda dapat memberikan aktivitas lebih banyak pada siang hari. Stimulasi lebih banyak pada siang hari membuat energinya lumayan terkuras. Pada malam hari si kecil dapat tertidur pulas.

2. Early Riser
Tipe bayi ini memiliki kebiasaan bangun tidur kelewat pagi, bahkan terkadang sebelum matahari terbit. Terkadang ia juga mengalami kesulitan untuk tidur pulas pada malam hari. Kondisi seperti ini membuat Bunda kerja ekstra jika tidak menanganinya dengan baik.

Menata ruang tidur senyaman mungkin dapat mengurangi kebiasaan ini. Bunda bisa mengatur ruangan kamar dengan lampu tidur yang redup, tirai berwarna gelap serta menggunakan kelambu anti nyamuk untuk memperpanjang tidur si kecil. Selain itu, pastikan si kecil tidur dalam keadaan kenyang.

3. Restless Sleepers
Tipe ini kerap terlihat gelisah dalam tidurnya. Menurut dr.Ethan Benore, seorang psikolog anak dari Akron Children’s Hospital di Ohio, Amerika Serikat, ada kemungkinan tipe bayi ini sebenarnya tergolong tipe active sleepers. Alam bawah sadarnya tetap aktif, meski ia dalam kondisi sedang tidur. Namun, Bunda tidak perlu khawatir, karena ia tetap bisa mendapatkan jatah tidur yang diperlukan.

Untuk meredakannya, pastikan bahwa si kecil tidak mengalami kolik. Sebab, bayi yang terserang kolik terkadang menunjukkan gejala tidur yang gelisah. Konsultasikan ke dokter untuk meredam keluhannya. Selain itu, jauhkan benda-benda yang dapat mengganggu tidur si kecil, seperti boneka, selimut yang berlebihan atau benda-benda yang tidak diperlukan di atas tempat tidur.

4. Cat Napper
Bayi yang memiliki gaya ini hanya bisa tidur dalam beberapa menit. Rata-rata hanya bisa tidur dalam waktu 30 menit dalam satu sesi. Namun, hal ini tidak selalu berlaku setiap saat.

Bunda dapat menenangkannya dengan membedong bayi agar terasa hangat. Tapi, jangan membedongnya terlalu ketat dan lama, karena dapat mengganggu perkembangan otot panggulnya.

5. Predictable Sleeper
Bayi kategori ini terbiasa tidur dan bangun pada waktu semestinya. Mereka memiliki jadwal tidur yang tetap dan tidak memiliki masalah saat tidur di malam hari. Tetapi, jarang ada bayi pada kategori ini. Meski begitu jika bayi Bunda dalam kategori predictable sleeper terapkan jadwal secara konsisten tidak hanya di rumah tapi bisa juga saat berada dalam perjalanan atau menginap di tempat lain.

Pada umumnya, saat memasuki usia 6-8 minggu, sebagian besar bayi akan mulai lebih banyak tidur di malam hari dan lebih sedikit tidur di siang hari.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *