Konsumsi Obat
Kesehatan

Tidak Boleh Konsumsi Obat Dengan Makanan Ini

DOTLARE — Ketika Anda sedang sakit atau merasakan sakit, biasanya Anda akan konsumsi obat untuk mengurangi rasa sakit tersebut. Karena kebanyakan obat memiliki rasa pahit, dan tidak semua orang terbiasa dengan rasa pahit, biasanya Anda akan menelan obat sambil makan atau minum sesuatu.

Namun ada beberapa jenis makanan dan minuman tertentu justru tidak baik jika dikonsumsi berbarengan dengan minum obat, karena dapat menyebabkan obat tersebut menjadi kurang efektif atau bahkan berbahaya dan menimbulkan efek samping yang serius.

Berikut ini beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya tidak Anda konsumsi bersamaan dengan minum obat.

1. Pisang

Anda yang terbiasa minum obat menggunakan pisang, sebaiknya tidak melakukan hal ini jika sedang mengonsumsi obat angiotensin-converting enzyme (ACE), atau obat untuk melemaskan pembuluh darah. Obat ini banyak digunakan untuk mengatasi penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi), gagal jantung, serangan jantung, serta sebagian penyakit yang terkait dengan diabetes dan ginjal.

Hal ini karena kandungan potasium di dalam pisang dapat membuat detak jantung berdetak lebih cepat dan tidak teratur. Anda juga sebaiknya tidak makan kentang, ubi, tomat, dan kacang merah, ketika minum obat jenis ini, karena makanan tadi kaya potasium.

2. Susu

Hindari minum susu atau produk olahan susu lainnya sebelum atau sesudah mengonsumsi obat antibiotik seperti tetrasikin, siprofloksasin, ampisilin, amoxilin, dan kloramfenikol. Kalsium pada susu dapat mengganggu efek antibiotik. Akibatnya khasiat obat jadi tidak maksimal yang membuat penyembuhan jadi lama.

3. Sayuran Hijau

Sayuran hijau yang kaya vitamin K ini bisa berdampak buruk jika dikonsumsi bersamaan dengan obat antikoagulan (obat pengencer darah). Penjelasannya sederhana, vitamin K pada sayur akan mengaktifkan protein yang berperan dalam pembekuan darah, sedangkan obat ini bekerja untuk mengencerkan darah.

4. Kopi

Kafein di dalam kopi bisa berdampak negatif pada orang yang mengonsumsi obat asma, obat penurun tekanan darah, atau obat antidepresan.

Kafein dapat memperkuat efek obat dan meningkatkan efek stimulan sistem saraf pusat yang berlebihan serta risiko overdosis antibiotik tertentu. Kejadian ini dapat menimbulkan halusinasi, tremor, dan palpitasi (jantung terasa berdebar dan berdetak lebih cepat daripada biasanya)

5. Jeruk Bali Merah (Grapefruit)

Jeruk ini memang menyegarkan, apalagi jika dikonsumsi dalam bentuk jus. Jika Anda penderita kolesterol dan sedang minum obat penurun kolesterol, hindari mengonsumsi buah ini, karena dapat menghambat sistem enzim yang digunakan memetabolisme obat penurun kolesterol yang membuat obat tidak akan bekerja dengan baik.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *